-->
INILAH LIST SIARAN ARDA TV
Toko Sosmed
EBOOK: KESLING, MOTIVASI & PENGEMBANGAN DIRI
WWW.ARDADINATA.COM WWW.ARDADINATA.COM

Daftar Artikel


KERAGAAN USAHATANI PETANI MISKIN PADA LAHAN KERING DAN SAWAH TADAH HUJAN (STUDI KASUS DI KABUPATEN TEMANGGUNG)
Lihat Detail

KERAGAAN USAHATANI PETANI MISKIN PADA LAHAN KERING DAN SAWAH TADAH HUJAN (STUDI KASUS DI KABUPATEN TEMANGGUNG)

KERAGAAN USAHATANI PETANI MISKIN PADA LAHAN KERING DAN SAWAH TADAH HUJAN (STUDI KASUS DI KABUPATEN TEMANGGUNG)

SOCA (SOCIO-ECONOMIC OF AGRICULTURRE AND AGRIBUSINESS) Vol. 5, No. 3 November 2005
Publisher: SOCA (SOCIO-ECONOMIC OF AGRICULTURRE AND AGRIBUSINESS)
Pustaka Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I)
Lihat Detail

Pustaka Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I)

Vaksinasi disebut juga imunisasi adalah pemberian vaksin ke dalam tubuh seseorang untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tersebut. Kata vaksinasi berasal dari bahasa Latin vacca yang berarti sapi - diistilahkan demikian karena vaksin pertama berasal dari virus yang menginfeksi sapi (cacar sapi).
Pada tahun 2014, program imunisasi di Indonesia hanya mencakup 86,8 persen atau di bawah target, yakni 90 persen. Semakin ke desa atau daerah di luar Jakarta cakupannya berkurang, misalnya vaksinasi DPT tahun 2013 di Propinsi Sumatera Barat hanya 60,2 persen, di Aceh 52,9 persen dan di Papua 40,8 persen. Hal ini menimbulkan 'outbreak' pada tahun 2015 dengan penderita terduga infeksi Dipteri sebanyak 62 orang (termasuk 2 orang meninggal) di Sumatera Barat dan 16 orang terinfeksi Dipteri (termasuk 2 orang meninggal) di Aceh.[1]

Daftar isi

===============================================
Berikut ini beberapa referensi dan pustaka seputar tema: Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I), yaitu:


  1. Imunisasi
  2. Pustaka Imunisasi
  3. Krida Pengendalian Penyakit
  4. Kematian bayi di Indonesia disebabkan salah satunya oleh Penyakit yang. Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) yang diperkirakan 1,7 juta (5%) kematian.
  5. GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP KEJADIAN IKUTAN PASCA IMUNISASI (KIPI) DIFTERI PERTUSIS TETANUS
  6. Hubungan Peran Kader Posyandu dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar
  7. Rekomendasi Upaya Peningkatan Kepatuhan Imunisasi

  8. SURVEI CEPAT CAKUPAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI KABUPATEN LUMAJANG TAHUN 2010

  9. HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN IBU, TINGKAT SOSIAL EKONOMI DENGAN STATUS IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BALITA

  10. IDENTIFIKASI TEMUAN KONTAK POSITIF KASUS KEJADIAN LUAR BIASA DIFTERIA DI DKI JAKARTA

Semoga bermanfaat, silahkan komentar untuk mendapatkan referensi yang lain, dan sukses selalu...aamiin... 

Salam....

Arda Dinata

www.ardadinata.com

 

Vaksinasi disebut juga imunisasi adalah pemberian vaksin ke dalam tubuh seseorang untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tersebut. Kata vaksinasi berasal dari bahasa Latin vacca yang berarti sapi - diistilahkan demikian karena vaksin pertama berasal dari virus yang menginfeksi sapi (cacar sapi).
Pada tahun 2014, program imunisasi di Indonesia hanya mencakup 86,8 persen atau di bawah target, yakni 90 persen. Semakin ke desa atau daerah di luar Jakarta cakupannya berkurang, misalnya vaksinasi DPT tahun 2013 di Propinsi Sumatera Barat hanya 60,2 persen, di Aceh 52,9 persen dan di Papua 40,8 persen. Hal ini menimbulkan 'outbreak' pada tahun 2015 dengan penderita terduga infeksi Dipteri sebanyak 62 orang (termasuk 2 orang meninggal) di Sumatera Barat dan 16 orang terinfeksi Dipteri (termasuk 2 orang meninggal) di Aceh.[1]

Daftar isi

===============================================
Berikut ini beberapa referensi dan pustaka seputar tema: Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I), yaitu:


  1. Imunisasi
  2. Pustaka Imunisasi
  3. Krida Pengendalian Penyakit
  4. Kematian bayi di Indonesia disebabkan salah satunya oleh Penyakit yang. Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) yang diperkirakan 1,7 juta (5%) kematian.
  5. GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP KEJADIAN IKUTAN PASCA IMUNISASI (KIPI) DIFTERI PERTUSIS TETANUS
  6. Hubungan Peran Kader Posyandu dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar
  7. Rekomendasi Upaya Peningkatan Kepatuhan Imunisasi

  8. SURVEI CEPAT CAKUPAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI KABUPATEN LUMAJANG TAHUN 2010

  9. HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN IBU, TINGKAT SOSIAL EKONOMI DENGAN STATUS IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BALITA

  10. IDENTIFIKASI TEMUAN KONTAK POSITIF KASUS KEJADIAN LUAR BIASA DIFTERIA DI DKI JAKARTA

Semoga bermanfaat, silahkan komentar untuk mendapatkan referensi yang lain, dan sukses selalu...aamiin... 

Salam....

Arda Dinata

www.ardadinata.com

 

Pustaka Diabetes Melitus
Lihat Detail

Pustaka Diabetes Melitus

Diabetes melitus, DM (bahasa Yunani: διαβαίνειν, diabaínein, tembus atau pancuran air) (bahasa Latin: mellitus, rasa manis) yang juga dikenal di Indonesia dengan istilah penyakit kencing manis adalah kelainan metabolik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kurangnya insulin atau ketidakmampuan tubuh untuk memanfaatkan insulin (Insulin resistance), dengan simtoma berupa hiperglikemia kronis dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein, sebagai akibat dari:
=================================================
Berikut ini, beberapa pustaka dan referensi seputar materi Diabetes melitus, yaitu:

  1. Pramlintide for diabetes mellitus 
  2. Skin autofluorescence in diabetes mellitus 
  3. Retinoid Metabolism and Diabetes Mellitus
  4. Diabetes

  5. HUBUNGAN DIABETES MELLITUS DENGAN KARIES GIGI

  6. Pre-existing diabetes mellitus and adverse pregnancy outcomes

  7. PERBEDAAN TINGKAT KECEMASAN PADA PENDERITA DIABETESMELLITUS (DM) TIPE I DENGAN DIABETES MELLITUS (DM) TIPE II

  8. PENURUNAN CONTRAST SENSITIVITY PADARETINOPATI DIABETIKA NON PROLIFERATIVEDIABETES MELLITUS TIPE 2 DIBANDING NONDIABETES MELLITUS

  9.  Quantitation of apolipoprotein e-isoforms in diabetes mellitus

  10. Plant extracts as treatment for diabetes mellitus

 Semoga bermanfaat dan salam sukses selalu!

+Arda Dinata 

www.ardadinata.com

 

 

 

 

Diabetes melitus, DM (bahasa Yunani: διαβαίνειν, diabaínein, tembus atau pancuran air) (bahasa Latin: mellitus, rasa manis) yang juga dikenal di Indonesia dengan istilah penyakit kencing manis adalah kelainan metabolik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kurangnya insulin atau ketidakmampuan tubuh untuk memanfaatkan insulin (Insulin resistance), dengan simtoma berupa hiperglikemia kronis dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein, sebagai akibat dari:
=================================================
Berikut ini, beberapa pustaka dan referensi seputar materi Diabetes melitus, yaitu:

  1. Pramlintide for diabetes mellitus 
  2. Skin autofluorescence in diabetes mellitus 
  3. Retinoid Metabolism and Diabetes Mellitus
  4. Diabetes

  5. HUBUNGAN DIABETES MELLITUS DENGAN KARIES GIGI

  6. Pre-existing diabetes mellitus and adverse pregnancy outcomes

  7. PERBEDAAN TINGKAT KECEMASAN PADA PENDERITA DIABETESMELLITUS (DM) TIPE I DENGAN DIABETES MELLITUS (DM) TIPE II

  8. PENURUNAN CONTRAST SENSITIVITY PADARETINOPATI DIABETIKA NON PROLIFERATIVEDIABETES MELLITUS TIPE 2 DIBANDING NONDIABETES MELLITUS

  9.  Quantitation of apolipoprotein e-isoforms in diabetes mellitus

  10. Plant extracts as treatment for diabetes mellitus

 Semoga bermanfaat dan salam sukses selalu!

+Arda Dinata 

www.ardadinata.com

 

 

 

 

AKTIVITAS DAN SUMBER PENDAPATAN PETANI MISKIN BERLAHAN SEMPIT DI DAERAH SAWAH TADAH HUJAN DATARAN RENDAH (Kasus: Dua Desa di Kabupaten Bojonegoro )
Lihat Detail

AKTIVITAS DAN SUMBER PENDAPATAN PETANI MISKIN BERLAHAN SEMPIT DI DAERAH SAWAH TADAH HUJAN DATARAN RENDAH (Kasus: Dua Desa di Kabupaten Bojonegoro )

AKTIVITAS DAN SUMBER PENDAPATAN PETANI MISKIN BERLAHAN SEMPIT DI DAERAH SAWAH TADAH HUJAN DATARAN RENDAH (Kasus: Dua Desa di Kabupaten Bojonegoro )

SOCA (SOCIO-ECONOMIC OF AGRICULTURRE AND AGRIBUSINESS) Vol. 4, No. 3 November2004
Publisher: SOCA (SOCIO-ECONOMIC OF AGRICULTURRE AND AGRIBUSINESS)
KARAKTERISTIK RUMAH TANGGA PETANI BERLAHAN SEMPIT: STRUKTUR DAN STABILITAS PENDAPATAN DI WILAYAH BERBASIS LAHAN SAWAH TADAH HUJAN (Kasus di Propinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur)
Lihat Detail

KARAKTERISTIK RUMAH TANGGA PETANI BERLAHAN SEMPIT: STRUKTUR DAN STABILITAS PENDAPATAN DI WILAYAH BERBASIS LAHAN SAWAH TADAH HUJAN (Kasus di Propinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur)

KARAKTERISTIK RUMAH TANGGA PETANI BERLAHAN SEMPIT: STRUKTUR DAN STABILITAS PENDAPATAN DI WILAYAH BERBASIS LAHAN SAWAH TADAH HUJAN (Kasus di Propinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur)

SOCA (SOCIO-ECONOMIC OF AGRICULTURRE AND AGRIBUSINESS) Vol. 3, No. 2 Juli 2003
Publisher: SOCA (SOCIO-ECONOMIC OF AGRICULTURRE AND AGRIBUSINESS)
ANALISIS POLA PENEMPATAN DAN JUMLAH STASIUN HUJAN BERDASARKAN PERSAMAAN KAGAN PADA DAS KEDUANG WADUK WONOGIRI
Lihat Detail

ANALISIS POLA PENEMPATAN DAN JUMLAH STASIUN HUJAN BERDASARKAN PERSAMAAN KAGAN PADA DAS KEDUANG WADUK WONOGIRI

ANALISIS POLA PENEMPATAN DAN JUMLAH STASIUN HUJAN BERDASARKAN PERSAMAAN KAGAN PADA DAS KEDUANG WADUK WONOGIRI

Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 16, No. 1 Januari 2012
Publisher: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
PENAMPILAN FENOTIPIK DAN HASIL SEMBILAN GENOTIPE KACANG HIJAU (Vigna radiata L) PADA MUSIM HUJAN di MENDALO DARAT, JAMBI
Lihat Detail

PENAMPILAN FENOTIPIK DAN HASIL SEMBILAN GENOTIPE KACANG HIJAU (Vigna radiata L) PADA MUSIM HUJAN di MENDALO DARAT, JAMBI

PENAMPILAN FENOTIPIK DAN HASIL SEMBILAN GENOTIPE KACANG HIJAU (Vigna radiata L) PADA MUSIM HUJAN di MENDALO DARAT, JAMBI

Jurnal Agronomi Jurnal Agronomi Vol. 12 No. 2 Tahun 2008
Publisher: Jurnal Agronomi